Bubur Sumsum Dalam Perspektif Gaya Hidup Dan Kesehatan

Authors

  • Ibnu Ajie Baldiyasa politeknik sahid Author
  • M.Syaiful Arman Politeknik Sahid Author
  • Pabio Ibrahimovich Politeknik Sahid Author
  • Raymondus Rula Politeknik Sahid Author
  • Praja Ganesya Politeknik Sahid Author

Keywords:

bubur sumsum, gaya hidup, usia produktif, makanan tradisional, kesehatan

Abstract

Bubur sumsum merupakan makanan tradisional Indonesia yang berbahan dasar tepung beras dan santan, serta memiliki nilai kultural dan sosial yang kuat dalam kehidupan masyarakat. Seiring dengan perkembangan gaya hidup modern, bubur sumsum tidak lagi hanya dikonsumsi dalam konteks tradisional, tetapi juga hadir sebagai camilan dan hidangan pendamping aktivitas sehari-hari, khususnya di kalangan usia produktif.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi bubur sumsum dari perspektif gaya hidup dan kesehatan pada masyarakat usia produktif 12–50 tahun. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji perbedaan motivasi konsumsi antar generasi serta perkembangan bubur sumsum dari masa ke masa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 136 responden yang pernah mengonsumsi bubur sumsum. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bubur sumsum umumnya dikonsumsi sebagai camilan sore atau hidangan pada acara keluarga dan momen tertentu. Motivasi utama konsumsi meliputi faktor nostalgia, cita rasa yang ringan, serta nilai budaya. Generasi muda cenderung tertarik pada inovasi dan tampilan modern, sementara kelompok usia yang lebih dewasa lebih menekankan cita rasa klasik dan pertimbangan kesehatan.

Dari sisi kesehatan, bubur sumsum dipersepsikan sebagai makanan yang mudah dicerna, meskipun terdapat kekhawatiran terhadap kandungan gula dan lemak apabila dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, konsumsi bubur sumsum perlu disesuaikan dengan porsi, frekuensi, dan gaya hidup aktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bubur sumsum memiliki potensi untuk tetap relevan dalam gaya hidup modern apabila dikembangkan melalui inovasi yang memperhatikan aspek kesehatan tanpa menghilangkan identitas tradisionalnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-02-10